Helikopter 'water bombing' padamkan Karhutla di Inderagiri Hilir Riau

Helikopter MI 'water bombing' melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada titik api di areal lahan bergambut di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Update: 2025-08-12 18:35 GMT
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Helikopter MI 'water bombing' melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada titik api di areal lahan bergambut di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal menyampaikan petugas gabungan dari tim darat sempat berupaya melakukan pemadaman titik api yang semakin membesar, tetapi mengalami kesulitan karena areal yang terbakar bergambut.

"Sore ini dari laporan api sudah dijinakkan. Tim darat terus berupaya melakukan pendinginan di bekas kebakaran," kata Edy di Pekanbaru, Selasa.

Titik api tersebut lanjutnya muncul di areal lahan yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan. Tim darat dari petugas gabungan BPBD Inhil dan Manggala Agni Indragiri Hulu (Inhu) yang masih bersiaga di lokasi langsung melaporkan kemunculan titik api ke pos penanggulangan karhutla di Pekanbaru.

Edy Afrizal mengatakan, dalam beberapa hari terakhir beberapa daerah di Riau diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan juga terjadi di daerah-daerah yang sedang terjadi Karhutla

“Alhamdulillah Karhutla yang sebelumnya terjadi di beberapa daerah di Riau sudah padam. Hujan yang mengguyur Riau beberapa hari terakhir juga cukup merata sehingga membantu proses pemadaman,” ujarnya.

Akan tetapi lanjutnya patroli dengan helikopter tetap dilakukan untuk mengantisipasi jika terdapat Karhutla agar bisa segera dipadamkan. “Helikopter 'water bombing stanby', namun patroli tetap dilaksanakan,” ucapnya.

Sementara di lokasi bekas kebakaran lahan lainnya di Rakan Hilir seperti di Kecamatan Simpang Kanan dan Kubu Babusalam (Kuba) petugas gabungan tim darat masih terus siaga mengantisipasi munculnya titik api baru. Begitu juga di Teluk Bano Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Petugas gabungan ada dari TNI, Polri serta BPBD dan Manggala Agni di masing-masing daerah terus bersiaga. Api sudah lama padam, tapi proses pendinginan terus dilakukan. Antisipasi saja," ujar Edy lagi

Tags:    

Similar News